rakyatauditor.com | Aceh Tamiang - Dua Unit Mobil Jenis Trailer Pengangkut Alat Pendingin (Roller) milik perusahaan Migas menuju ke Lhokseumawe gagal melewati jembatan Kota Kualasimpang.
Kedua Unit Mobil Jenis Trailer Pengangkut Mesin Pendingin (Roller) tersebut terpaksa parkir di ujung jembatan Kota Kualasimpang dikarenakan Mesin Pendingin (Roller) Yang Diangkutnya Terlalu Besar dan Tinggi sehingga terhalang oleh Besi Kontruksi jembatan.
Menurut keterangan salah seorang pekerja sebagai pemandu jalan, Khaidir, Kamis, (20/12/2023), sekira pukul 00.15 WIB mengatakan bahwa roller tersebut tidak bisa melewati jembatan dikarenakan mesin roller yang diangkut terlalu tinggi dan melebih besi kontruksi jembatan.
Ia menjelaskan bahwa mesin pendingin ini berasal dari jakarta melalui jalur pelabuhan Belawan Sumatera Utara, direncanakan roller tersebut akan diantar ke salah satu perusahaan Migas yang berada di Kota Lhokseumawe.
Kami sudah dua malam parkir di sini, jembatan ini tidak bisa dilewati, upaya telah dilakukan, jadi terpaksa harus beralih ke jalan lain untuk menuju ke Lhokseumawe, kata Khaidir.
Sementara itu, amatan wartawan di lokasi, terlihat arus lalulintas sempat terjadi kemacetan akibat proses balik arah kedua unit mobil Trailer Pengangkut Roller, sekira pukul 1.15 WIB mengambil jalan pintas melalui jalan kecamatan rantau - simpang empat upah dan di kawal oleh personel Satlantas Polres Aceh Tamiang.
0 Komentar