Dihadapan Wali Kota Tanjungbalai H. Waris Tholib S. Ag, MM, unsur Forkopimda, Sultan ke XIII Asahan, para pimpinan OPD se Kota Tanjungbalai, para Camat, Lurah dan Kepling se Kota Tanjungbalai serta undangan lainnya.
Pj. Gubernur Sumut mengawali sambutannya berpantun.
—Sungai Asahan Airnya Tenang…
—Cari Kerang Ditepi Pantai…
—Sungguh Hati Merasa Senang…
—Bertemu Masyarakat di Tanjungbalai...
Disampaikan, bahwa pemerintah provinsi Sumatera Utara sedang meneruskan program yang sedang berjalan berupa konsep Membangun Desa dan Menata Kota. “Program ini salah satu diantaranya adalah dengan diresmikannya Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah ini yang nantinya dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat luas dengan aman dan nyaman," ujarnya.
Disampaikan, seiring laju pertumbuhan penduduk semakin bertambah dan seiring dengan usia Kota Tanjungbalai sudah tua mencapai 403 tahun dan merupakan pusat pemerintahan sejak awalnya dan memiliki akses sungai, namun kondisi Sungai Asahan dan Sungai Silau telah mengalami pendangkalannya, sehingga pelabuhan Teluk Nibung yang sudah 5 tahun selesai pembangunannya tetapi hingga sekarang ini belum dilaksanakan peresmiannya, padahal pelabuhan tersebut merupakan akses internasional. “Permasalahan ini akan dikomunikasikan nantinya," ujar Pj. Gubsu Hasanuddin.
Sebelumnya Walikota Tanjungbalai H. Waris Tholib S. Ag, MM dalam sambutan nya mengatakan bahwa kondisi Kota Tanjungbalai tidak memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang begitu signifikan, sehingga dibutuhkan perjuangan agar 5 kecamatan di daerah hinterland Kota Tanjungbalai diupayakan bisa bergabung sehingga nantinya kota ini akan memiliki laut dan kebun serta sawah yang bisa menjadi sumber PAD Kota Tanjungbalai. (Chaidir)

0 Komentar